KOMPAS.TV - Tradisi perang sarung yang kerap terjadi saat bulan Ramadan kembali memicu aksi tawuran antar-remaja. <br /> <br />Di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dua kelompok remaja terlibat dalam aksi adu kekuatan dengan menggunakan sarung sebagai senjata. <br /> <br />Aksi ini berlangsung di Desa Kalisari dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. <br /> <br />Polisi yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk membubarkan tawuran tersebut sebelum situasi semakin memanas. <br /> <br />Dalam operasi penertiban, sedikitnya delapan remaja yang terlibat perang sarung berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. <br /> <br />Aparat mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam kegiatan berbahaya ini, yang dapat merusak makna ibadah di bulan suci Ramadan. <br /> <br />#perangsarung #demak <br /> <br />Baca Juga Pembongkaran Rumah di Kebon Sayur Ricuh, Warga Hadang Alat Berat di https://www.kompas.tv/regional/578472/pembongkaran-rumah-di-kebon-sayur-ricuh-warga-hadang-alat-berat <br /> <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/578473/polisi-bubarkan-perang-sarung-di-demak-delapan-remaja-diamankan-borgol